Common Knowledge – Ricky Widjaya 14140182

COMMON KNOWLEDGE

Commons knowledge adalah pengetahuan umum, pengtahuan umum sangatlah diperlukan, dimana didalamnya terdapat informasi, pengalaman, sejarah atau segala sesuatu yang diperlukan untuk diketahui, pada era ini segala sesuatu sangatlah di permudah dengan keberadaan media baru dimana terdapat jaringan internet yang menghubungan antara satu dengan yang lain, inti utamanya adalah pada media baru ini menjadikan segala sesuatu yang sebelumnya sulit berubah menjadi kemudahan. Contohnya berbagi pengetahuan pada konsep commons knowledge dalam kajian media baru, dimana semua orang menjadikan media baru ini sebagai source atau sumber pemecahan masalah dan sumber pencarian informasi. Adanya kolaborasi pada media baru menjadikan pemecahan masalah, pencarian informasi lebih mudah. Pada kolaborasi terdapat crowd sourcing  dimana suatu kerumunan menjadi basis dalam sebuah sumber daya dan hal ini mempercepat dalam penanganan masalah yang biasanya dipergunakan dalam suatu perusahaan.

Kesimpulanya adalah commons knowledge adalah pengetahuan umum yang diciptakan oleh banyaknya kerumunan (Crowdsourcing), pengetahuan tersebut dapat terus diperbaharui dan siapa saja dapat mengaksesnya, mengapa demikian ? ini berkaitan dengan adanya alternative computing, dimana tujuannya menjadi basis alternatif, siapa saja dapat menjadi pelaku yang dapat mempermudah segala sesuatu dengan penggunaan media baru, (mencari informasi, berkomunikasi dan hiburan).

Karakteristik Common Knowledge pertama disebut sebagai “Ambisi Aleksandria”. Istilah berasal dari Library of Alexandria, Mesir (300 SM) yang merupakan koleksi terbesar dari naskah berbahasa Yunani dan tempat yang memuat semua pengetahuan yang tercatat dari peradaban kuno. Siapapun dapat berkontribusi untuk Wikipedia; Saat ini Wikipedia memiliki sekitar 12,4 juta kontributor terdaftar, meskipun tidak diketahui jumlah kontributor tidak secara resmi terdaftar. Pada pertengahan 2010 jumlah artikel mencapai lebih dari 15 juta artikel dalam 270 bahasa.

Sistem klasifikasi formal / Taksonomi mengelompokkan objek pengetahuan dalam kategori tertentu. Kategori harus akurat dan menjadi representasi realita. Folksonomi sistem “pengorganisasian terbuka”, yaitu klasifikasi, yang dibuat oleh pengguna Informasi yang bersifat lokal, informal, praktis bahkan menyenangkan. Pendekatan folksonomik, membebaskan user untuk mengatur sendiri, bagaimana berkontribusi, mengedit, dan membuat link antara materi apa pun yang mereka pilih, dan untuk mengidentifikasi dan mengubah data melalui proses konsensus dengan intervensi minimal dari struktur.

Pengetahuan umum dapat diperoleh dimana saja termasuk didalam era canggih sekarang ini yaitu era media baru via internet, langsung bisa menghubungkan keseluruh channel yang ada. Didalam media baru dalam memberikan efektivitas mengenai pengetahuan umum tentu tidak semua yang dipaparkan benar adanya, tergantung tingkat kepercayaan seseorang atau tingkat kredibilitas suatu situs atau pun website.

CROWD SOURCING

Crowd sourcing adalah ada kumpulan atau sebuah kerumunan sumber yang tidak terbatas asalkan sebuah kumpulan yang berisikan sumber.

Jadi crowd sourcing itu dapat digunakan oleh institusi apapun yang membutuhkan pengetahuan atau brainstorming yang banyak sehingga menemukan sebuah titik pemecahan masalah ataupun pengetahuan yang dimiliki oleh setiap orang agar dapat diberitahukan kepada masyarakat atau institusi yang membutuhkan pengetahuan mereka.

Keuntungan dari crowd sourcing adalah apabila institusi ingin melakukan research tentang apapun itu institusi dapat menggunakan crowd sourcing untuk menekan budget agar mendapatkan efektivitas dalam mencari pengetahuan atau solusi yang mereka butuhkan. Sehingga mereka tidak lagi harus merekrut atau mempekerjakan pekerja baru untuk melakukan riset tetapi orang dapat volunteer kepada mereka untuk membagikan pengetahuan mereka.

Sehingga perusahaan atau institusi dapat meningkatkan daya saing mereka di pasaran dengan tanpa tambahan budget di bagian research. Dan dapat focus kepada marketing mereka.

CONTOH PADA COMMON KNOWLEDGE

JOBSTREET, adalah suatu aplikasi website maupun mobile untuk mencari suatu penyedia lowongan kerja yang cukup besar, dimana masyarakat memperoleh kemudahan yang cukup untuk mencari suatu lowongan pekerjaan menyesuaikan dengan basic, pendidikan, gaji yang ingin diperoleh, dan passion pekerja tersebut. Employer yang ada dalam website ini meerupakan perusahaan yang cukup memiliki nama perusahaan besar di Indonesia maupun di luar negeri.

Kelebihan dari suatu aplikasi Jobstreet adalah, dimana seseorang bisa mencari lowongan pekerjaan bebas secara ruang dan waktu, sehingga seseorang tidak terlalu susah untuk mencari lowongan pekerjaan, dan bisa di katakana juga bahwa Jobstreet adalah salah satu channel kita untuk mendapatkan suatu pekerjaan yang sangat mudah, lalu aplikasi website ini tidak memerlukan suatu biaya, sehingga kita dapat mengakses kapan saja dan dimana saja.

Kekurangan dari Jobstreet ialah, ada beberapa hal yaitu ketika seseorang sudah apply lamaran pekerjaan nya, namun proses nya terlalu lama, karena di sesuaikan oleh masing – masing perusahaan nya sendiri, sehingga menanggap memakai Jobstreet tidak cepat dalam menanggap.

https://en.wikipedia.org/wiki/Common_knowledge

https://www.jobstreet.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s