Culture Jamming – Ricky Widjaya 14140182

PENDAHULUAN

Terkait presentasi genre Media baru dan masyarakat tentang Culture Jamming dikenal sebagai salah satu bahasa slang di dunia radio citizen band yang berarti praktek menginterupsi percakapan. Culutre jamming menurut stuart ewen adalah serangan pada kekuatan yang mendominasi public, atau memanipulasikan makna-makna yang ingin disampaikan dengan menggunakan gambar ataupun tanda-tanda yang dapat mengubah makna pesan yang sebenarnya.

Culture jamming merupakan sikap perlawanan terhadap kemapanan, kemapanan yang mendiktekan keingian mereka terhadap orang lain. Namun culture jamming juga dapat dianggap sebagai suatu gerakan anti kapitalisme, dimana sikap-sikap anti perusahaan besar yang selalu dianggap merugikan orang orang di dunia . Dimana perusahaan besar pasti selalu melakukan hal yang dianggap menjadi sisi negative, sehingga orang – orang dapat mengkritik suatu perusahaan tersebut melalui meme di mana hal ini yang banyak digunakan melalui media baru.

Tentang iklan membahas :

  • Sebuah fenomena budaya yang kritis terhadap iklan.
  • Jenuh terhadap iklan – Some has insult intellectuality
  • Menurut mark : melihat bahwa iklan tersebut adalah kendaraan kapitalisme

Analisa iklan tersebut, bahwa dimana iklan politik telah menjadi sesuatu hal yang memberikan efek yang buruk terhadap masyarakat. Mengapa? Seharusnya iklan politik itu untuk mempaparkan suatu visi dan misi nya partai maupun pemimpin, tetapi banyak politik yang mempaparkan untuk kejelekan suatu partai dan mendominasi memperburuk suasana negara, yang kesan nya mencari suatu sensasi dan pusat perhatian masyarakat dengan hal negative. Parpol hanya berani memaparkan ide-ide atau gagasan-gagasan politik internal mereka dan cenderung mengumbar klaim politik sepihak. Akibatnya, masyarakat hanya disuguhkan informasi yang klise dan fatamorgana politik.
Jelang pilkada saat ini, banyak beberapa masyarakat yang mengkritik berbagai isu – isu baik dari pemberian uang demi suatu suara rakyat dan tindakan curang yang dilakukan oleh oknum – oknum untuk memenangkan suatu pilkada tersebut. Gambar ini menjelaskan bahwa tindakan terima suap memberikan tindakan yang buruk untuk kedepan nya, gambar ini untuk mengingat kan bahwa suara pemilihan kita tidak dapat dibeli dengan uang, karena efek tersebut akan mengambarkan masa depan suatu negara maupun kota. Contoh kita ambil kasus pilkada di Jakarta 2017, ada nya isu – isu yang di anggap memberikan suatu uang agar mendapatkan suara rakyat, namun ada beberapa oknum yang membuat hoax dengan adanya suapan dari paslon 2, sehingga mengurangi ektabilitas paslon 2.

http://salisil.web.id/culture-jamming-seni-kritik-media

http://www.kaskus.co.id/thread/557859d3947868a34a8b456a/cultural-jamming-cara-mengkritisi-iklan-yang-unik/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s